Categories
Main

Pasang Ventilasi Daerah Tropis

Ventilasi Tunnel Kandang di daerah beriklim tropis seperti di Indonesia paling cocok dipasangi sistem ventilasi tunnel (terowongan). Di Indonesia, sistem tunnel cocok diterapkan di dataran tinggi karena udara relatif bersih dan sejuk. “Kalau di Eropa mau pakai sistem tunnel tidak cocok lantaran sudah dingin, nanti ayamnya tambah kedinginan,” kata Jose. Pertimbangannya, kecepatan udara berbanding terbalik dengan luas permukaan.

Semakin besar permukaan kandang, maka semakin pelan kecepatan udaranya. Musim hujan seperti saat ini, faktor kelembapan udara sangat perlu diperhatikan. Apabila kelem bapan tinggi, Jose menya rankan untuk mem percepat pergerakan angin dalam kandang. Penambahan cooling pad pada sistem tunnel, ulasnya, merupakan pilihan tambahan. Cooling pad biasa digunakan pada kandang di dataran tinggi. “Cooling pad menurunkan temperatur udara yang masuk, nantinya udara yang masuk akan memberi efek chilling pada ayam,” tambahnya.

Pun dinyatakan oleh Heri, penambahan cooling pad dapat menurunkan panas. Namun cooling pad perlu dialiri air terus menerus. Jose merinci, cooling pad diberi perlakuan tertentu agar tahan terhadap air dan agak lembap. “Air dilewatkan di media yang lembap tadi, temperatur udara jadi turun,” detailnya. Tidak semua closed house memerlukan cooling pad karena cooling pad bisa juga memberikan efek negatif. Kelembapan udara akan naik seiring dengan mengalirnya air.

Air yang dialirkan ke dalam cooling pad akan menguap terbawa angin, dan menyebar ke dalam kandang sehingga membentuk kelembabannya tinggi. “Secara teori, tiap 3o C penurunan suhu, kelembapan udara naik 10o C. Ketika kelembapan naik, buat apa suhu tinggi. Ibarat dingin tapi dikasih angin lagi, bisabisa indeks stresnya ikut naik,” pungkasnya.